JUBIRTVNEWS.COM – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sukabumi akan menggelar program Posko OPOR Bu Bidan 2026 (Organisasi Profesi Pro Perempuan) sebagai bentuk pelayanan kesehatan kepada masyarakat selama momentum arus mudik dan arus balik Lebaran.
Program tersebut dilaksanakan berdasarkan surat edaran Pengurus Cabang IBI Kabupaten Sukabumi Nomor 007/PC.IBI/Kab.SMI/2026 yang ditujukan kepada seluruh pengurus cabang dan ranting IBI di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) IBI ke-75 tahun 2026, sekaligus wujud pengabdian profesi bidan kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan di sejumlah titik pos pengamanan mudik.
Dalam program tersebut, para bidan akan memberikan pelayanan kesehatan seperti pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), keluarga berencana (KB), serta layanan kesehatan reproduksi bagi masyarakat maupun pemudik yang membutuhkan bantuan medis selama perjalanan.
Pelaksanaan Posko OPOR Bu Bidan dijadwalkan berlangsung pada arus mudik tanggal 16, 17, dan 18 Maret 2026, serta arus balik pada 24, 25, dan 26 Maret 2026.
Beberapa titik pelayanan kesehatan yang disiapkan di antaranya Pos Pam Cicurug, Pos Pam Cibadak, Pos Pam Bundaran Sukaraja, Pos Pam Pantai Pelabuhanratu, serta sejumlah pos pam terintegrasi lainnya yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah.
Untuk wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, kegiatan pelayanan kesehatan OPOR Bu Bidan juga akan dilaksanakan di Puskesmas Buniwangi, Kecamatan Surade, yang menjadi salah satu titik pelayanan bagi masyarakat dan pemudik di kawasan Pajampangan.
Kepala Puskesmas Buniwangi, Yogianto, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung kegiatan tersebut dengan menyiapkan fasilitas pelayanan kesehatan serta berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dan bidan yang bertugas.
“Kami dari Puskesmas Buniwangi tentu sangat mendukung kegiatan ini. Posko OPOR Bu Bidan menjadi bagian dari upaya bersama dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya selama masa mudik dan arus balik Lebaran,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Ia menambahkan, keberadaan posko kesehatan tersebut sangat penting untuk memberikan pertolongan pertama maupun pelayanan kesehatan dasar bagi pemudik maupun warga yang membutuhkan.
“Dengan adanya posko kesehatan ini, masyarakat tidak perlu khawatir jika mengalami gangguan kesehatan saat perjalanan atau saat beraktivitas selama masa libur Lebaran,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara organisasi profesi bidan, puskesmas, serta instansi terkait dapat semakin memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama pada momen meningkatnya mobilitas masyarakat selama musim mudik.









