Beranda / Kriminal / Malam Berdarah di Jalur Lingkar Selatan, Nyawa Melayang Gegara Sebotol Miras

Malam Berdarah di Jalur Lingkar Selatan, Nyawa Melayang Gegara Sebotol Miras

JUBIRTVNEWS.COM – Aspal Jalan di Jalur Lingkar Selatan, Kampung Sudajaya Hilir, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Jawa Barat, menjadi saksi bisu sebuah tragedi kemanusiaan yang memilukan pada malam H+2 Lebaran, Senin (23/3/2026).

Seorang pria berinisial RR (27), warga Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, meregang nyawa dengan kondisi mengenaskan setelah terlibat cekcok maut di sebuah warung jamu.

Detik-Detik Mencekam di Depan Warung Bubur

Insiden berdarah ini terjadi sekitar pukul 22.00 WIB ketika arus lalu lintas cukup ramai di ruas jalan provinsi yang kini dinamai pejuang kemerdekaan RI, Letkol Eddie Soekardi, tersebut.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara kepolisian, korban RR yang malam itu berniat membeli minuman keras (miras) atau beralkohol di lapak milik pria berinisial B, terlibat perselisihan panas dengan seorang pria penjaga warung berinisial W.

Pemicunya sepele: kurang uang. Namun, diduga akibat RR di bawah pengaruh emosi yang memuncak, kekurangan nominal rupiah itu dibayar mahal dengan nyawa.

Baca Juga :  Dua Tersangka Kasus Pembunuhan Gegerbitung Sukabumi di Jerat 20 Tahun Penjara

Saksi F (52), wanita paruh baya pemilik warung bubur yang berada tepat di sebelah tempat kejadian perkara (TKP), hanya bisa terpaku saat keributan pecah. Di tengah temaram lampu jalan dan deru mesin kendaraan yang melintas, korban RR diduga dikeroyok. Senjata tajam yang digenggam pelaku W kemudian menghujam telak ke tubuh korban.

Dalam sekejap, RR ambruk bersimbah darah di depan jerigen bensin eceran yang berjajar di sana. Pelaku W dan rekan-rekannya langsung hilang ditelan kegelapan malam, meninggalkan korban yang mengerang kesakitan.

Perjuangan di Ruang IGD: Usus Terburai dan Syok Berat

Kondisi RR saat dievakuasi anggota Polsek Baros ke RSUD R. Syamsudin SH (Bunut) sudah berada di ambang kematian. Setibanya di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) pukul 23.00 WIB, bau amis darah menyengat memenuhi ruangan.

Baca Juga :  Kepsek SMPN 1 Cisolok Sukabumi ungkap Program MBG Bantu Pelajar Tidak Mampu

“Kondisi saat datang sudah tampak sakit berat, sudah mengalami penurunan kesadaran, dan tampak tanda-tanda syok,” ungkap Humas RSUD R. Syamsudin SH, Irfan Nugraha kepada awak media, Selasa (24/3/2026).

Deskripsi medis menggambarkan luka yang amat mengerikan. Senjata tajam pelaku merobek dinding perut RR hingga menyebabkan organ dalamnya terburai keluar. Tak hanya itu, luka robek juga menganga di dada kiri dan pelipis korban.

Tim medis bergerak cepat melakukan resusitasi. Selang infus dipasang, oksigen dialirkan, dan ventilator diaktifkan sebagai upaya terakhir menyambung nyawa. Dokter spesialis bedah pun telah bersiap di meja operasi. Namun, takdir berkata lain. Sebelum pisau bedah sempat bekerja menyelamatkan organ dalamnya, detak jantung RR berhenti permanen. Ia menghembuskan napas terakhirnya di atas bed rumah sakit.

Baca Juga :  Masyarakat Kabupaten Sukabumi Berharap Aksi Tanpa Anarkis: Sampaikan Aspirasi dengan Tertib

Kini, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi. Sisa-sisa bercak darah yang mulai mengering di semen menjadi pengingat betapa murahnya harga sebuah nyawa di jalanan malam itu.

Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan membiarkan pelaku bernapas lega. Olah TKP telah dilakukan, saksi-saksi kunci termasuk penjual basreng dan pemilik warung bubur telah dimintai keterangan.

“Kami sudah mengantongi identitas terduga pelaku. Saat ini tim Sat Reskrim tengah melakukan pengejaran intensif. Kami imbau pelaku untuk menyerahkan diri sebelum tindakan tegas diambil,” pungkas Ade Ruli.

Tragedi ini menjadi noda hitam di Jalur Lingkar Selatan, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga RR dan peringatan keras bagi publik tentang bahaya peredaran miras ilegal yang kerap menjadi sumbu ledak kriminalitas jalanan.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!