Beranda / Peristiwa / Kronologi Pria Lansia Ditemukan Tewas dalam Sumur 15 Meter di Sukaraja Sukabumi

Kronologi Pria Lansia Ditemukan Tewas dalam Sumur 15 Meter di Sukaraja Sukabumi

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Seorang pria lansia bernama Harun (75) ditemukan meninggal dunia di dalam sumur sempit sedalam kurang lebih 15 meter di rumahnya di Kampung Nagrak MI RT 003/RW 004, Desa Limbangan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (12/9/2026).

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin, mengatakan peristiwa ini pertama kali diketahui oleh istri korban, Titin (70), sekembalinya dari pengajian sekitar pukul 09.00 WIB.

“Saat diperiksa di lokasi kejadian, korban ditemukan di dalam sumur dengan posisi berdiri dan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Ade.

Usai menemukan sang suami di dalam sumur, sang istri langsung melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian dan unsur terkait.

Baca Juga :  Geger Pria Sukabumi Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi Rumah Mertua

Mendapat laporan dari masyarakat, personel gabungan dari Polsek Sukaraja, Damkar, Tim SAR BPBD Kabupaten Sukabumi, serta pihak Puskesmas Limbangan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan proses evakuasi.

“Petugas gabungan segera melakukan tindakan dan evakuasi di TKP. Sekitar pukul 11.00 WIB, proses evakuasi jenazah berhasil diselesaikan dengan aman dan lancar,” jelas Ipda Ade Ruli.

Ipda Ade Ruli menambahkan bahwa pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimandikan dan dimakamkan secara layak.

Baca Juga :  Pesan Bupati di Rapur Raperda Prakarsa DPRD Sukabumi Tahun 2025

“Jenazah langsung dimandikan kemudian tidak dilaksanakan autopsi dikarenakan pihak keluarga menerima ini adalah sebuah musibah,” tandasnya.

Proses evakuasi korban dilaporkan berlangsung cukup dramatis hingga memaksa Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi mengerahkan personel gabungan dari empat pos damkar sekaligus.

Sekretaris DPKP Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani, mengatakan bahwa laporan awal diterima petugas pos Sukaraja sekitar pukul 09.14 WIB.

Petugas Pos 7 Sukaraja kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB. Mengingat kedalaman dan ukuran diameter sumur yang sempit serta berisiko tinggi, tim penyelamat memperkuat armada dengan mendatangkan bantuan personel dari tiga pos pendukung, yakni Pos 4 Parungkuda, Pos 5 Cibadak, dan Pos 6 Cisaat.

Baca Juga :  100 UMKM akan Naik Kelas, Bupati Sukabumi Berharap Muncul Produk Andalan

Berbekal peralatan penyelamatan khusus di ruang terbatas (confined space rescue), tim gabungan berjibaku mengangkat tubuh korban secara ekstra hati-hati.

“Kondisi sumur yang sempit memerlukan ketelitian dan teknik evakuasi khusus dari personel di lapangan,” terangnya.

Setelah hampir dua jam proses penanganan yang mencekam, tubuh Harun akhirnya berhasil diangkat ke permukaan. Namun, korban dipastikan sudah dalam keadaan meninggal dunia saat dievakuasi.

“Korban sudah dinyatakan meninggal dunia saat berhasil diangkat. Jasad korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkas Anita.

Traktir Kopi
Tag: