JUBIRTVNEWS.COM – AKBP Ardian Satrio Utomo menegaskan komitmennya dalam menindak tegas kejahatan jalanan, seperti geng motor serta aksi premanisme yang terjadi di wilayah hukum (wilkum) Polres Sukabumi Kota. Dia menyatakan, geng motor serta premanisme begitu meresahkan masyarakat.
“Yang maraknya masalah geng dan lain-lain, nanti kita akan tindak tegas. Kalau itu memang sudah jadi tagline kita, kita tindak aksi premanisme yang ada disini, itu yang sangat meresahkan masyarakat,” kata Ardian belum lama ini.
Ardian adalah sosok baru di Polres Sukabumi Kota. Ia menggantikan AKBP Rita Suwadi, yang kini mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Majalengka. Perwira menengah polri itu, resmi memulai tugas barunya setelah serah terima jabatan digelar dalam upacara resmi di Polda Jawa Barat pada Senin (5/1/2026) lalu. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
Lebih lanjut Ardian berharap, dengan dukungan dari seluruh elemen masyarakat Sukabumi, tercipta kerja sama yang kuat dalam menjaga keamanan kota. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kondusifitas di Sukabumi Kota.
“Insya Allah mudah-mudahan dari bantuan rekan-rekan semua termasuk dari masyarakat Sukabumi, ayo sama-sama menjaga Sukabumi Kota itu tagline saya, dengan berbuat baik,” ujarnya.
Diawal tugasnya, Ardian kini terus bersilaturahmi dengan berbagai komunitas serta unsur masyarakat, diantaranya dengan para driver ojek online dalam agenda Apel Ojol Kamtibmas Polres Sukabumi Kota di Kantor Satpas SIM Satlantas Polres Sukabumi Kota, Sabtu (17/1/2026).
Komunitas pengemudi ojek online (ojol) Kota Sukabum menandatangani Deklarasi Bersama Ojek Online Kamtibmas sebagai bentuk komitmen mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat, Penandatanganan deklarasi tersebut dilaksanakan.
Deklarasi bersama ini ditandatangani oleh 5 orang perwakilan komunitas pengemudi ojek online Kota Sukabumi kemudian ditandatangani oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ardian Satria Utomo, Wali Kota Sukabumi, dan unsur Forkopimda Kota Sukabumi, sebagai simbol sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum.
Saat dikonfirmasi terkait soal kejadian driver ojol yang menjadi korban pembacokan di wilayah Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Ardian pun menyatakan akan menindaklanjuti
“Akan kita tindak lanjuti dan cek progres kasusnya,” kata dia.










