Beranda / Daerah / Dampak Gempa Dini Hari di Sukabumi, 2 Rumah Warga Alami Kerusakan

Dampak Gempa Dini Hari di Sukabumi, 2 Rumah Warga Alami Kerusakan

JUBIRTVNEWS.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,2 mengguncang wilayah Sukabumi pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 00.36 WIB. Guncangan yang terjadi saat dini hari itu menyebabkan kerusakan pada dua rumah warga di Kecamatan Sukalarang dan Simpenan.

Manager Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan pusat gempa berada di darat sekitar 8 kilometer tenggara Kota Sukabumi dengan kedalaman 10 kilometer.

Di Kecamatan Sukalarang, satu rumah milik Bubun Bunyamin yang berada di Kampung Marga Jaya RT 25/04, Desa Sukamaju mengalami kerusakan cukup parah pada bagian dinding bangunan.

Baca Juga :  Berawan dengan Potensi Hujan Lebat pada Siang Hari, Prakiraan Cuaca Jabar 1 Maret 2026

Rumah tersebut dihuni dua kepala keluarga dengan total delapan jiwa. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Dinding atas bagian depan rumah ambruk, sementara bagian dinding lainnya mengalami retakan yang cukup signifikan,” ujar Daeng.

Petugas P2BK Sukalarang bersama unsur TNI, Polri dan relawan telah melakukan assessment di lokasi kejadian. Saat ini, pemilik rumah membutuhkan bantuan material bangunan untuk perbaikan.

Baca Juga :  100 UMKM akan Naik Kelas, Bupati Sukabumi Berharap Muncul Produk Andalan

Sementara di Kecamatan Simpenan, rumah milik M. Henda Sanusi di Kampung Babakan Asem RT 08/02, Desa Loji mengalami kerusakan pada bagian dapur yang ambruk dengan ukuran sekitar 6×4 meter dengan tinggi 3 meter.

Akibat kerusakan tersebut, lima orang penghuni rumah terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta.

Baca Juga :  Saka Kencana, Strategi Cerdas DPPKB Kabupaten Sukabumi untuk Tekan Stunting di Kalangan Generasi Muda

Saat ini, kebutuhan mendesak bagi korban di Desa Loji meliputi bahan pangan, terpal, serta bantuan material bangunan untuk memperbaiki rumah yang rusak.

BPBD Kabupaten Sukabumi masih terus melakukan pemantauan di sejumlah wilayah guna mengantisipasi dampak lanjutan.

Daeng mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan yang berpotensi memperparah kondisi bangunan yang sudah mengalami keretakan.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!