Beranda / Daerah / Bupati Sukabumi Asep Japar Tegaskan Tak Ada Toleransi Bagi Kekerasan Anak: Keadilan untuk NS Harus Tegak!

Bupati Sukabumi Asep Japar Tegaskan Tak Ada Toleransi Bagi Kekerasan Anak: Keadilan untuk NS Harus Tegak!

JUBIRTVNEWS.COM – Tragedi meninggalnya NS (13) alias Nizam, pelajar asal Jampangkulon yang diduga menjadi korban kekerasan, memantik perhatian serius Bupati Sukabumi, Asep Japar. Dirinya menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus komitmen kuat untuk mengawal kasus ini hingga tuntas demi keadilan bagi korban.

Bupati menegaskan bahwa perlindungan hak anak adalah prioritas utama yang tidak dapat ditawar oleh tekanan pihak mana pun.

“Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, saya sangat berduka. Ini adalah luka bagi kita semua. Saya tegaskan, tidak ada ruang dan toleransi bagi kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sukabumi, apa pun alasannya,” ujar Bupati,  Kamis (26/2/2026).

Baca Juga :  Pesilat Jampangkulon Raih 18 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Kabupaten Sukabumi

Dukung Penuh Langkah Kepolisian

Bupati Sukabumi menyatakan dukungan penuh terhadap jajaran kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan, objektif, dan profesional. Menurutnya, siapa pun yang terbukti melakukan kelalaian atau kekerasan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum tanpa kecuali.

Baca Juga :  Peringati Harganas ke-32, Bupati Sukabumi dan DPPKB Lepas Kirab serta Bagikan Bantuan untuk Tekan Stunting

“Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Saya yakin penyidik bekerja secara objektif dan profesional. Keadilan harus ditegakkan untuk almarhum NS,” tegasnya.

Menyikapi kejadian ini, Bupati Asep Japar menginstruksikan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) hingga aparatur tingkat desa untuk meningkatkan kepekaan dalam memantau kondisi sosial warga.

“Saya minta seluruh jajaran, camat hingga kepala desa, untuk lebih aktif melakukan pengawasan. Jangan sampai ada tangisan anak yang tidak terdengar oleh tetangga atau aparat setempat. Kita harus saling menjaga,” tambahnya.

Baca Juga :  Hujan Deras Picu Longsor di Bojonggenteng Sukabumi: 1 Orang Meninggal, 2 Terluka

Asep Japar juga mengimbau masyarakat agar tidak bersikap apatis jika melihat atau mendengar indikasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) maupun tindakan semena-mena terhadap anak di lingkungannya.

“Jangan anggap kekerasan dalam rumah tangga sebagai urusan internal semata jika sudah mengancam nyawa. Segera lapor! Mari kita jadikan Sukabumi tempat yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak-anak kita,” pungkasnya.

Sumber: Diskominfosan Kab. Sukabumi

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!