Beranda / Daerah / Bikin Geger dan Repotkan Damkar, Penyebar Foto Hoaks Kebakaran Waluran Akhirnya Minta Maaf

Bikin Geger dan Repotkan Damkar, Penyebar Foto Hoaks Kebakaran Waluran Akhirnya Minta Maaf

JUBIRTVNEWS.COM – Ahmad Sawili, pria yang mengunggah foto hoaks kebakaran di Perempatan Waluran Kabupaten Sukabumi akhirnya muncul ke publik untuk menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf terbuka, Jumat (9/1/2026).

Unggahannya pada Kamis kemarin sempat memicu kegaduhan di media sosial Facebook dan membuat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Posko Jampangkulon terkecoh.

Melalui unggahan video singkat dalam bahasa Sunda, pria yang mengaku sebagai konten kreator asal Pajampangan ini mengakui bahwa informasi yang dibagikannya sama sekali tidak benar.

“Sampurasun warga Jabar, abdi klarifikasinya tentang foto anu geger dan ku abdi dibagikan ngeunaan kebakaran nu aya di perempatan Waluran, eta hoaks (saya ingin mengklarifikasi terkait foto kebakaran di Perempatan Waluran yang saya bagikan dan sempat bikin geger. Itu hoaks),” ucap Ahmad dalam klarifikasinya.

Baca Juga :  Tokoh Jampang Desak Pemekaran Sukabumi Jadi Tiga Kabupaten

Ahmad menjelaskan, foto tersebut bukan hasil dokumentasi pribadinya. Ia mengaku mendapatkan foto itu dari sebuah grup percakapan WhatsApp, lalu mengunggahnya kembali tanpa melakukan verifikasi atau mengecek kebenaran faktanya terlebih dahulu.

“Abdi kenging foto eta tina grup, jadi ku abdi diposting ulang sareng dibagikan (Saya dapat foto itu dari grup, lalu saya posting ulang dan bagikan),” jelasnya.

Pasca unggahan tersebut viral, Ahmad mengaku mendapatkan banyak teguran hingga kecaman dari berbagai pihak yang merasa dirugikan oleh informasi menyesatkan tersebut. Menyadari dampaknya yang luas, ia kini telah menghapus unggahan foto itu dari akun Facebook pribadinya.

“Terus ka abdi seueur nu ngancam. Ayeuna postinganna tos dihapus (Terus kepada saya banyak yang mengancam. Sekarang postingannya sudah dihapus),” katanya.

Baca Juga :  Desa Purwasari Sukabumi Wakili Jabar di Lomba DBB Penanganan Stunting 2025 Tingkat Nasional

Dengan nada menyesal, Ahmad menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat dan instansi yang sempat dibuat repot oleh ulahnya, terutama petugas pemadam kebakaran yang sempat meluncur melakukan pengecekan lapangan.

“Abdi nyuhunkeun hapunten anu sakitu gedena ka masyarakat Indonesia sadayana, utamina ka warga Jampangkulon, Damkar Jampangkulon, Pelabuhanratu, Cibadak, Surade, sareng Ciemas (Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia, utamanya warga Jampangkulon, petugas Damkar Jampangkulon, Palabuhanratu, Cibadak, Surade, hingga Ciemas),” ujarnya.

Ia berjanji kejadian ini akan menjadi pelajaran berharga agar lebih bijak dan berhati-hati dalam menyaring informasi sebelum dibagikan ke khalayak luas.

“Mudah-mudahan ieu henteu kajantenan deui, sareng abdi moal ngalakukeun deui sapertos ngabagikeun foto anu teu jelas kanyataanna.(Mudah-mudahan ini tidak kejadian lagi serta saya tidak melakukannya lagi seperti membagikan foto yang tidak jelas kenyataannya),” kata Ahmad.

Baca Juga :  Terjebak Dalam Rumah Terbakar, Nenek 80 Tahun di Waluran Sukabumi Tewas

“Abdi Ahmad Sawili, salaku konten kreator ti Pajampangan, nyuhunkeun hapunten anu sakitu gedena (Saya Ahmad Sawili, selaku konten kreator dari Pajampangan meminta maaf sebesar-besarnya,” tutupnya.

Sebelumnya, beredarnya foto hoaks ini sempat membuat tim Damkar Jampangkulon melakukan pengecekan darurat ke Perempatan Waluran. Namun, setelah ditelusuri di lokasi, tidak ditemukan adanya kejadian kebakaran seperti yang digambarkan dalam foto tersebut.

Pihak otoritas kembali mengimbau para pengguna media sosial agar tidak mudah menyebarkan konten yang dapat memicu keresahan masyarakat atau mengganggu layanan publik.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!