JUBIRTVNEWS.COM – Aparat kepolisian masih mendalami penyebab meninggalnya seorang anak laki-laki asal Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Hingga saat ini, polisi menegaskan bahwa seluruh informasi yang beredar di masyarakat belum dapat dipastikan kebenarannya.
Kapolsek Jampangkulon, AKP Muhlis, menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan awal dan menunggu hasil autopsi resmi dari tim forensik.
“Peristiwa ini belum jelas. Saat ini masih dalam proses penyelidikan, kami menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban,” ujar AKP Muhlis, saat di konfirmasi pada Jumat (20/2/2026).
Korban sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD Jampangkulon sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Seiring kejadian tersebut, beredar sejumlah video dan informasi di media sosial yang memperlihatkan kondisi korban dengan luka dan lebam di beberapa bagian tubuhnya.
Menanggapi hal tersebut, AKP Muhlis mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyimpulkan secara sepihak sebelum proses hukum selesai.
“Kami minta masyarakat tidak menyebarkan asumsi atau dugaan yang belum tentu benar. Semua akan kami ungkap berdasarkan fakta dan hasil penyelidikan,” tegasnya.
Saat ini, penanganan kasus dilakukan secara terpadu bersama Satreskrim Polres Sukabumi. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara jenazah korban dibawa ke Kota Sukabumi untuk keperluan autopsi.
Polisi memastikan akan menangani perkara ini secara profesional dan transparan, serta mengambil langkah hukum sesuai dengan hasil penyelidikan yang diperoleh.










