Beranda / Daerah / Di Sukabumi, Menteri KKP Bahas Skema Pembelian Ikan Hasil Tangkapan Nelayan

Di Sukabumi, Menteri KKP Bahas Skema Pembelian Ikan Hasil Tangkapan Nelayan

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Pemerintah pusat tengah menyiapkan skema penyerapan hasil tangkapan nelayan melalui pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Kebijakan tersebut diarahkan untuk memberikan kepastian pasar sekaligus menjaga harga ikan agar tetap menguntungkan nelayan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, mengatakan persoalan yang selama ini dihadapi nelayan bukan hanya berkaitan dengan sarana melaut, tetapi juga ketidakpastian harga ketika hasil tangkapan melimpah.

Baca Juga :  Warga Sukabumi Korban Insiden Skybridge Paledang Masih Terbaring, Suami Kritik Pengawasan Petugas

Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dengan sektor pertanian yang telah memiliki mekanisme harga dasar untuk melindungi hasil panen petani.

“Kalau petani itu ada harga dasar Rp6.500, hasil panennya dibeli per kilo. Nah, sekarang ini nelayan hasilnya siapa yang membeli?” ujar Sakti saat menghadiri Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan 2026 di KNMP Ciwaru, Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/11/2026).

Baca Juga :  Polemik Aturan Pemilu. PC IMM Sukabumi Raya Sebut Adanya Pembangkangan Hukum oleh DPR RI

Ia menjelaskan, ketika hasil tangkapan sedang banyak, nelayan justru kerap menghadapi penurunan harga karena belum adanya kepastian pembeli.

Pemerintah, kata dia, sedang merancang mekanisme agar hasil tangkapan nelayan dapat terserap dengan harga yang baik dan menguntungkan.

“Pokoknya berapa pun hasil yang dihasilkan oleh nelayan itu harus diambil dengan harga yang baik dan menguntungkan bagi nelayan. Itu yang penting,” tegasnya.

Baca Juga :  Hina Habib di Facebook, Pemilik Akun dilaporkan para Tokoh Agama ke Polsek Surade Sukabumi

Sakti berharap keberadaan KNMP tidak hanya menjadi pusat aktivitas nelayan, tetapi juga mampu membangun ekosistem ekonomi yang memberikan kepastian pasar.

Dengan demikian, peningkatan hasil tangkapan nantinya benar-benar berdampak terhadap pendapatan dan kesejahteraan keluarga nelayan.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru