JUBIRTVNEWS.COM – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (11/10/2026). Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,7 pada kedalaman 10 km.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr, Wijayanto mengatakan Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,87° LS ; 106,41° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 209 km barat daya Kabupaten Sukabumi. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik ( oblique thrust ),” ujar Dr, Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.
Dr, Wijayanto menyebut berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan ( shakemap ), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas: III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ) di Surade, Sukabumi; Cibitung, Sukabumi; Tegalbuleud, Sukabumi.
“Hingga pukul 10.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ),” tambah keterangannya.
Dr, Wijayanto, mengungkapkan BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diimbau untuk menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mengikuti perkembangan informasi melalui akun media sosial resmi @infoBMKG, situs BMKG, serta aplikasi InfoBMKG dan WRS-BMKG.












