Beranda / Daerah / Gempa Tektonik M5,7 Guncang Laut Selatan Sukabumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Tektonik M5,7 Guncang Laut Selatan Sukabumi, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Laut Selatan Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (11/10/2026). Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,7 pada kedalaman 10 km.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr, Wijayanto mengatakan Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,87° LS ; 106,41° BT, atau tepatnya berlokasi di laut 209 km barat daya Kabupaten Sukabumi. Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Baca Juga :  Cerah Berawan Mendominasi, Prakiraan Cuaca Jabar 14 Mei 2026

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik ( oblique thrust ),” ujar Dr, Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.

Dr, Wijayanto menyebut berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan ( shakemap ), gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas: III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ) di Surade, Sukabumi; Cibitung, Sukabumi; Tegalbuleud, Sukabumi.

Baca Juga :  Pertanyakan Nasib, Ratusan Guru Honorer R3 Sukabumi Datangi Kantor Setda

“Hingga pukul 10.50 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock ),” tambah keterangannya.

Dr, Wijayanto, mengungkapkan BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.

Baca Juga :  Hujan Ringan hingga Lebat Berpotensi Sejak Pagi hingga Malam, Prakiraan Cuaca Jabar 9 Januari 2026

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diimbau untuk menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mengikuti perkembangan informasi melalui akun media sosial resmi @infoBMKG, situs BMKG, serta aplikasi InfoBMKG dan WRS-BMKG.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru