JUBIRTVNEWS.COM – Empat remaja yang masih berstatus pelajar SMP diamankan warga karena diduga tawuran di wilayah Desa Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (1/10/2026).
Sekretaris Desa (Sekdes) Ciheulangtonggoh, Nurdin, mengatakan pada Kamis malam dirinya mendapat telepon dari Satgas Linmas yang melaporkan adanya sejumlah remaja yang diduga hendak tawuran di wilayah Kampung Cimanggu. Mendapat informasi tersebut, ia kemudian mendatangi lokasi.
Setibanya di lokasi, Nurdin mendapati empat remaja tersebut telah diamankan warga, berikut sebuah motor yang mereka gunakan. Disana mereka mengaku sebagai pelajar dari sebuah SMP di wilayah Parungkuda.
“Sampai di lokasi sudah banyak warga dan ada empat orang anak masih usia pelajar SMP. Saya tanya mereka, semua mengaku dari Parungkuda,” ujarnya.
Dia mengatakan, beberapa remaja tersebut mengalami luka. Berdasarkan pengakuan mereka, luka itu terjadi akibat terjatuh dari sepeda motor. Tetapi dari remaja tersebut, warga juga menemukan senjata tajam.
“Apakah memang tawuran atau mungkin kecelakaan. Tapi soalnya mereka bawa senjata tajam” katanya.
Selain itu, muncul pengakuan dari salah seorang remaja itu bahwa datang ke lokasi setelah janjian. “Salah seorang anak mengaku janjian,” ujarnya.
Meski demikian, Nurdin mengaku belum mengetahui dengan siapa para remaja tersebut membuat janji. Pasalnya, ketika diamankan warga, mereka berdalih ponselnya kehabisan baterai.
Menurut Nurdin, para remaja tersebut datang dari wilayah Parungkuda setelah waktu magrib. Mereka diduga tidak datang hanya dengan satu sepeda motor, melainkan menggunakan empat sepeda motor. “Berangkat 4 motor, pengakuan mereka 1 motor 3 orang,” jelasnya.
Terkait senjata tajam yang dibawa, Nurdin menyatakan berupa besi panjang sebagai gagang yang diujungnya terdapat pelat berbentuk sabit.
“Saya temukan satu buah senjata tajam, saya sempat menggeledah gak ada lagi. Senjata tajamnya dari besi panjang terus diujungnya ada seng atau apa bentuk arit,” ujarnya.
Terkait diamankannya para pelajar ini, Polsek Cibadak belum memberikan keterangan.













