Beranda / Daerah / SMPN 2 Cicurug Dihantam Angin Kencang, Kadisdik Sukabumi: 10 Kelas dan 2 Laboratorium Terdampak

SMPN 2 Cicurug Dihantam Angin Kencang, Kadisdik Sukabumi: 10 Kelas dan 2 Laboratorium Terdampak

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (30/9/2026) sore, berdampak serius terhadap fasilitas pendidikan. Bangunan SMPN 2 Cicurug dilaporkan mengalami kerusakan pada sejumlah ruang kelas dan fasilitas pendukung.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena mengatakan, sedikitnya 10 ruang kelas terdampak. Selain ruang kelas, kerusakan juga terjadi pada dua laboratorium, yakni salah satunya laboratorium IPA, serta musala, sanggar, WC, ruang OSIS dan UKS.

Baca Juga :  Puluhan Rumah di Cicurug Sukabumi Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem, Bupati Serukan Kewaspadaan Musim Penghujan

Deden menyebut, kerusakan paling parah terjadi pada bagian atap laboratorium dan musala. Di musala, tingkat kerusakan pada bagian atap diperkirakan mencapai 75 persen.

“Yang parah itu di lab ya kemarin, kemudian di musala juga ada sampai 75 persen,” kata Deden usai meninjau langsung ke sekolah tersebut pada Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, kerusakan yang terjadi sejauh ini berada pada bagian atap bangunan. Tidak terdapat laporan mengenai kerusakan pada struktur bangunan.

Baca Juga :  Pemdes Caringin Nunggal Bangun Gorong-Gorong, Akses Warga Kini Lebih Mudah

“Kerusakannya atapnya bukan strukturnya,” ujarnya.

Akibat kondisi tersebut, pihak sekolah menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada Kamis. Hal itu dilakukan karena masih terdapat sejumlah material dan puing dari bagian bangunan yang terdampak angin kencang di lingkungan sekolah.

“Pada prinsipnya sekolah ini untuk proses pembelajaran tidak terganggu. Cuma hari ini aja kita masih PJJ,” kata Deden.

Baca Juga :  Berawan Siang hingga Sore di Sejumlah Wilayah Awal Pekan Ini, Prakiraan Cuaca Jabar 3 Agustus 2026

Ia mengatakan, material dan puing yang masih berserakan tengah dibersihkan oleh pihak sekolah bersama komite dan para guru. Pembersihan dilakukan agar lingkungan sekolah kembali aman dan kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal.

“PJJ karena memang masih banyak runtuhan yang kemarin masih ada, sehingga dibersihkan oleh komite dan guru. Mudah-mudahan besok sudah bisa normal lagi,” ujarnya.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru