Beranda / Daerah / Puluhan Rumah di Cicurug Sukabumi Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem, Bupati Serukan Kewaspadaan Musim Penghujan

Puluhan Rumah di Cicurug Sukabumi Rusak Diterjang Cuaca Ekstrem, Bupati Serukan Kewaspadaan Musim Penghujan

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Bupati Sukabumi Asep Japar menginstruksikan seluruh jajaran aparatur kewilayahan hingga lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra menyusul tingginya potensi bencana hidrometeorologi pada musim penghujan kali ini.

Imbauan tegas tersebut disampaikan Asep Japar merespons serangkaian insiden cuaca ekstrem yang menerpa wilayah Kabupaten Sukabumi, termasuk bencana hujan deras disertai angin kencang yang memporak-porandakan puluhan rumah warga di Kecamatan Cicurug.

Baca Juga :  Pusatkan Salat Idul Adha 1447 H di Jampangtengah, Pemkab Sukabumi Salurkan Sapi dari Presiden Prabowo

Bupati menegaskan bahwa mitigasi dan kesiapsiagaan harus dibangun secara kolektif mulai dari tingkat camat, kepala desa/lurah, hingga pengurus RT/RW di lingkungan masing-masing.

“Setiap memasuki musim hujan, potensi bencana pasti meningkat. Karena itu, dalam setiap pertemuan dinas maupun kunjungan wilayah, saya selalu tekankan kepada para Camat, Lurah, hingga masyarakat untuk selalu waspada menghadapi perubahan cuaca ekstrem ini,” tegas Asep Japar, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga :  Festival Kopi Sukabumi II, Bupati Asep Japar Ingin Angkat Kembali Julukan "Black Gold"

Bencana cuaca ekstrem sebelumnya melanda sejumlah desa di Kecamatan Cicurug, pada Rabu (30/9/2026) sore. Hujan deras yang disertai hembusan angin kencang tak hanya merusak puluhan atap pemukiman, tetapi juga menumbangkan sedikitnya sembilan pohon berukuran besar.

Baca Juga :  Sukajaya Resmi Jadi Desa Wisata Tikukur, Bupati Sukabumi Dorong Potensi Lokal dan Ekonomi Warga

Berdasarkan hasil pendataan assessment sementara BPBD dan pemerintah desa setempat, total terdapat 52 rumah warga di Desa Purwasari yang terdampak. Sementara di Desa Nyangkowek, tepatnya di Kampung Bojongpereng, cuaca esktrem merusak sedikitnya 35 rumah warga.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru