Beranda / Daerah / Punya Pesona Pegunungan hingga Lahan Subur, Kecamatan Sukabumi Bidik Pariwisata dan Pertanian

Punya Pesona Pegunungan hingga Lahan Subur, Kecamatan Sukabumi Bidik Pariwisata dan Pertanian

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, menyimpan potensi besar di sektor pariwisata dan pertanian yang dinilai dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Berada di wilayah utara Kabupaten Sukabumi dan berbatasan langsung dengan Kota Sukabumi, kawasan ini memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah. Kondisi tersebut menjadi modal bagi pengembangan sektor pertanian dan wisata secara beriringan.

Camat Sukabumi Ade Rikman mengatakan, mayoritas masyarakat di wilayahnya menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian dan pariwisata.

“Mayoritas warga di Kecamatan Sukabumi menggantungkan hidup dari sektor pariwisata dan pertanian,” kata Ade Rikman, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga :  Pengaruh Miras, Dari Salah Paham Berujung Hilangnya Nyawa Teman di Citepus

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peluang besar karena didukung tanah yang subur serta ketersediaan sumber air. Kondisi tersebut membuat berbagai komoditas seperti sayuran, beras hingga buah-buahan dapat diproduksi sepanjang tahun.

Di sisi lain, bentang alam Kecamatan Sukabumi yang berada di kaki Gunung Gede Pangrango menjadi kekuatan tersendiri untuk sektor pariwisata.

Pemandangan pegunungan, danau, air terjun hingga perkebunan teh peninggalan zaman Belanda menjadi daya tarik yang selama ini turut mengundang wisatawan.

Potensi wisata tersebut juga tidak hanya berada di satu titik, tetapi tersebar di sejumlah desa. Bahkan, tempat-tempat wisata baru terus bermunculan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata berbasis alam.

Baca Juga :  Pantai Cikakak Terancam, Penambangan Batu Ilegal Timbulkan Kerusakan Lingkungan

“Tempat wisata yang sudah populer seperti Salabintana dan Pondok Halimun. Setiap musim liburan objek wisata ini selalu dipadati wisatawan,” ujarnya.

Ade menilai, besarnya potensi tersebut harus diikuti keterlibatan masyarakat lokal. Warga tidak boleh hanya menjadi penonton ketika sektor pariwisata dan pertanian berkembang di wilayahnya sendiri.

Karena itu, pihak kecamatan terus mendorong masyarakat agar mampu berkarya, mandiri dan kreatif dengan memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia.

“Kalau dikelola dengan maksimal, potensi pariwisata dan pertanian perekonomian warga tentunya ikut terdongkrak,” jelasnya.

Baca Juga :  Dampak Kemarau Mulai Meluas, 3.022 Jiwa di Kabupaten Sukabumi Alami Krisis Air Bersih

Letak Kecamatan Sukabumi yang strategis juga menjadi keuntungan tersendiri. Kedekatan dengan Kota Sukabumi membuka peluang agar wisatawan yang datang ke kota dapat diarahkan untuk melanjutkan perjalanan ke wilayah Kecamatan Sukabumi.

Tidak hanya menikmati destinasi wisata, wisatawan juga berpeluang membeli produk pertanian langsung dari petani maupun produk olahan masyarakat setempat.

Untuk memperkuat rantai ekonomi tersebut, Ade mengimbau pengelola destinasi wisata menyediakan etalase khusus produk UMKM.

“Dengan begitu, kunjungan wisata tidak hanya berhenti pada sektor rekreasi, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap pelaku usaha dan masyarakat lokal,” tandasnya.

Traktir Kopi
Tag:

Pos-pos Terbaru