Beranda / Daerah / 78 KK di Perbatasan Bantargadung-Palabuhanratu Terdampak Kekeringan, KNPI Salurkan 8 Ribu Liter Air Bersih

78 KK di Perbatasan Bantargadung-Palabuhanratu Terdampak Kekeringan, KNPI Salurkan 8 Ribu Liter Air Bersih

Traktir Kopi

JUBIRTVNEWS.COM – Musim kemarau mulai memicu krisis air bersih di kawasan perbatasan Kecamatan Bantargadung dan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Merespons kondisi tersebut, Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Bantargadung mendistribusikan 8.000 liter air bersih bagi warga terdampak, Senin (14/9/2026).

Ketua DPK KNPI Bantargadung, Doni Damara, mengungkapkan bahwa bantuan air bersih dialokasikan untuk 78 Kepala Keluarga (KK) di dua wilayah administratif berbeda yang lokasinya saling berdekatan.

Baca Juga :  Lewat Program KKM, Mahasiswa STKIP Bina Mutiara Dirikan Taman Edukasi di Desa Pangumbahan Sukabumi

“Untuk wilayah Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, diperkirakan satu RT dengan 46 KK membutuhkan distribusi air bersih. Sementara di Kecamatan Palabuhanratu, tepatnya wilayah Pasir Suren, ada sekitar 32 KK yang akan mendapatkan distribusi,” ujar Doni.

Menurutnya, kondisi kekeringan membuat kebutuhan air bersih menjadi persoalan serius bagi masyarakat. Karena itu, pemuda melalui KNPI Bantargadung berupaya mengambil peran dengan membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.

Baca Juga :  Golkar Dorong Penguatan Aturan Desa, Perlindungan Perempuan, dan Penuntasan Kawasan Kumuh pada Paripurna ke-7 DPRD Sukabumi Tahun 2026

“Kita melihat kondisi di lapangan memang membutuhkan perhatian. Meski beda wilayah administrasi, masyarakatnya sama-sama merasakan dampak kekeringan,” katanya.

Bagi KNPI Bantargadung, kondisi tersebut menjadi momentum bagi pemuda untuk tidak hanya berbicara soal kepemudaan, tetapi juga hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan nyata.

Distribusi air bersih ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga, khususnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Baca Juga :  Kecamatan Jampangkulon Gelar Pembinaan Kadus, Dorong Pelayanan Publik Berbasis Digital

Doni menegaskan, semangat kepemudaan harus diwujudkan dalam aksi nyata. Ketika masyarakat membutuhkan air bersih, menurutnya, pemuda juga harus ikut bergerak dan mencari solusi bersama.

“Pemuda harus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya saat ada kegiatan kepemudaan, tetapi juga ketika warga sedang menghadapi persoalan seperti kekeringan ini,” tandasnya.

Traktir Kopi
Tag: