JUBIRTVNEWS.COM – Upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Sukabumi terus diperkuat melalui kolaborasi lintas perangkat daerah. Salah satu dukungan strategis datang dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi dalam peluncuran program Mobil Sabilulungan untuk Harga Stabil Kabupaten Sukabumi (Sabumi).
Program Mobil Sabumi digagas Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah dinamika ekonomi yang berdampak pada daya beli masyarakat.
Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menegaskan bahwa stabilitas harga bahan pokok memiliki hubungan langsung dengan kualitas hidup masyarakat, khususnya di kawasan permukiman.
Menurutnya, inflasi daerah tidak bisa dipandang semata dari sisi perdagangan dan distribusi barang. Lebih dari itu, pengendalian harga juga berkaitan dengan keberlanjutan pembangunan kawasan hunian yang layak, sehat, dan terjangkau.
“Ketika harga kebutuhan pokok stabil, daya beli masyarakat tetap terjaga. Ini berdampak langsung terhadap ketahanan keluarga di lingkungan permukiman,” ujar Sendi.
Menurutnya, pendekatan pengendalian inflasi harus dilakukan secara terintegrasi. Selain distribusi bahan pokok yang merata, pemerintah juga perlu memastikan intervensi kebijakan menyasar wilayah dengan tingkat kerentanan sosial dan ekonomi yang lebih tinggi.
Dalam konteks tersebut, Disperkim berkontribusi melalui penyediaan dan penguatan data kawasan prioritas. Data ini menjadi acuan penting untuk memastikan Mobil Sabumi hadir di lokasi yang tepat dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sendi juga menilai kehadiran Mobil Sabumi hingga ke pelosok daerah mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat stabilitas sosial ekonomi warga.
“Pembangunan kawasan permukiman harus selaras dengan penguatan ekonomi warganya. Mobil Sabumi menjadi bagian dari upaya menjaga kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor yang semakin solid, Disperkim Kabupaten Sukabumi optimistis program stabilisasi harga ini mampu mendukung terciptanya kawasan permukiman yang tidak hanya layak huni, tetapi juga ditopang oleh kondisi ekonomi masyarakat yang lebih tangguh dan berdaya saing.










