Beranda / Daerah / Tanamkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Sejak Dini, Puluhan Siswa SD di Sukabumi Dibekali Prosedur Penyelamatan Diri

Tanamkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Sejak Dini, Puluhan Siswa SD di Sukabumi Dibekali Prosedur Penyelamatan Diri

JUBIRTVNEWS.COM – Upaya menanamkan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini terlihat di SD Muhammad Al-Unaizy, Kabupaten Sukabumi. Puluhan siswa sekolah dasar tampak antusias saat memperagakan simulasi evakuasi bencana gempa bumi yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Kamis (5/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para siswa dilatih untuk tetap tenang dan sigap ketika menghadapi situasi darurat. Mulai dari berlindung di bawah meja saat gempa terjadi, hingga melakukan evakuasi mandiri menuju titik kumpul melalui jalur aman yang telah ditentukan.

Baca Juga :  Keinginan DPRD Kabupaten Sukabumi pada KKL Wilhan Pasis Dikreg LXIV Seskoad TA 2024

Pusdalop BPBD Kabupaten Sukabumi, Entis Daeng Sutisna, mengatakan edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah merupakan langkah penting untuk membangun budaya sadar bencana sejak dini.

“Anak-anak perlu dibekali pengetahuan dasar agar tidak panik saat terjadi bencana. Melalui simulasi ini, mereka belajar bagaimana menyelamatkan diri dengan benar dan teratur,” ujar Daeng Sutisna.

Ia menjelaskan, kegiatan diawali dengan penyampaian materi tentang kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi, termasuk penguatan mental siswa agar mampu mengendalikan kepanikan. Setelah itu, tim BPBD memandu simulasi evakuasi yang melibatkan seluruh warga sekolah.

Baca Juga :  Beraksi di Belasan Lokasi, Pelaku Penipuan Sepeda Motor di Sukabumi Dibekuk Polisi

“Simulasi ini kami rancang mendekati kondisi nyata. Dari praktik berlindung, keluar kelas, hingga berkumpul di titik aman. Di akhir kegiatan, kami lakukan evaluasi untuk memastikan prosedur evakuasi sudah dipahami dengan baik,” jelasnya.

Kegiatan ini melibatkan tim BPBD Kabupaten Sukabumi yang terdiri dari unsur edukasi, psikolog, hingga teknis kebencanaan. Kehadiran tenaga psikolog juga dinilai penting untuk memastikan kesiapan mental siswa dalam menghadapi potensi bencana.

Baca Juga :  Dorong UMKM Naik Kelas, DKUKM Kabupaten Sukabumi Gelar Workshop Konveksi di Palabuhanratu

Melalui edukasi dan simulasi tersebut, BPBD berharap sekolah dapat menjadi lingkungan yang tangguh bencana serta mampu melakukan evakuasi mandiri secara cepat dan tepat apabila terjadi gempa bumi di kemudian hari.

“Ketangguhan menghadapi bencana harus dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk sekolah. Anak-anak ini adalah agen keselamatan bagi dirinya sendiri dan lingkungannya,” tandas Daeng Sutisna.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!