Beranda / Daerah / Sampah Pascabanjir Rob Kepung Pantai Ujunggenteng, Nelayan Desak Perhatian Pemerintah

Sampah Pascabanjir Rob Kepung Pantai Ujunggenteng, Nelayan Desak Perhatian Pemerintah

JUBIRTVNEWS.COM – Tumpukan sampah kiriman kembali menguasai kawasan Pantai Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pascabanjir rob yang melanda beberapa pekan terakhir. Kondisi ini membuat jalur sandar perahu lumpuh, namun hingga kini pemerintah dinilai belum memberikan penanganan serius.

Pantauan di lokasi, hamparan sampah yang didominasi material plastik dan kayu tersebut menutup garis pantai hingga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Bagi para nelayan, kondisi ini bukan sekadar persoalan estetika lingkungan, melainkan ancaman langsung terhadap mata pencaharian mereka.

Baca Juga :  Konflik Antarnelayan di Ujunggenteng Berakhir Damai, Nelayan Tanpa Izin Andon Resmi Dipulangkan

Nelayan Terhambat Melaut

Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep JK, menyatakan bahwa para nelayan kini menjadi korban dari masalah tahunan yang tak kunjung menemukan solusi permanen. Sampah yang menumpuk di area sandar membuat perahu sulit bermanuver dan berisiko merusak peralatan tangkap.

“Perahu tidak bisa lewat karena tertutup sampah. Mau turun melaut jadi terhambat. Kerugian jelas dirasakan nelayan,” tegas Asep JK, Senin (2/2/2026).

Asep juga menyoroti lambannya respons dari instansi terkait. Menurutnya, pembiaran ini mencerminkan ketidakseriusan pemerintah dalam melindungi masyarakat pesisir dari dampak fenomena alam yang sebenarnya rutin terjadi.

Baca Juga :  2 Wisatawan Tenggelam di Laut Ujunggenteng Sukabumi, 1 Meninggal dan 1 Hilang

“Kami sangat menyayangkan pemerintah masih mengabaikan hal ini. Setiap kejadian selalu sama, nelayan dibiarkan menghadapi sendiri dampaknya,” katanya.

Ironi Wisata Unggulan dan Jargon Lingkungan

Kondisi Pantai Ujunggenteng saat ini berbanding terbalik dengan citranya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi. Ironisnya, di tengah gencarnya jargon pelestarian lingkungan dan pariwisata berkelanjutan, pemerintah justru dinilai gagal hadir saat tumpukan sampah merusak wajah pesisir.

Baca Juga :  Orang Serikat Buruh Duduki Pimpinan Sementara DPRD Kabupaten Sukabumi 2024-2029

Masyarakat dan nelayan kini mendesak pemerintah daerah untuk berhenti bersikap reaktif. Mereka menuntut tindakan nyata, mulai dari pembersihan menyeluruh menggunakan alat berat hingga kebijakan pengelolaan sampah dari hulu agar masalah serupa tidak terus berulang setiap kali banjir rob datang.

Hingga berita ini diturunkan, tumpukan sampah masih terlihat menggunung di beberapa titik vital pantai, menunggu tindakan nyata dari dinas terkait untuk mengembalikan fungsi jalur sandar perahu dan keasrian kawasan wisata tersebut.

Tag:

Berita Video

Berita Terbaru

Pos-pos Terbaru

error: Content is protected !!