JUBIRTVNEWSCOM – Empat orang pemuda di Kabupaten Sukabumi mengaku menjadi korban pembacokan orang tak dikenal (OTK) pada Minggu (1/2/2026) dini hari. Peristiwa itu terjadi di ruas jalan Nasional Sukabumi-Bogor, Kampung Ongkrak Batas, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak.
Para korban yang diketahui merupakan warga Kecamatan Ciambar dan Nagrak tersebut mengaku diserang senjata tajam saat tengah melintas di lokasi kejadian menggunakan sepeda motor.
Salah seorang korban berinisial D menceritakan, insiden mencekam itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, ia tengah menempuh perjalanan dari arah Parungkuda menuju Cibadak. Kondisi jalan yang gelap membuat dirinya tidak sempat mengenali wajah para pelaku.
“Gak ingat kan gelap, tahu-tahu sudah dibacok, yang dibacok bagian belakang,” ujar D sambil menunjukan punggungnya kepada awak media di RSUD Sekarwangi Cibadak.
Korban lainnya berinisial A, mengaku diserang saat hendak menuju SPBU untuk mengisi bahan bakar. Ia menyebut para pelaku datang secara bergerombol dan langsung mengayunkan senjata tajam tanpa alasan yang jelas.
“Saya mau mengisi bensin, sama-sama jalan tiba-tiba ada gerombolan langsung itu [menyerang menggunakan] senjata tajam,” ujarnya.
Saat diserang, lanjut A, dirinya mencoba menangkis serangan pakai tangan kiri, namun membuat tangannya terluka.
Korban lainnya berinisial I mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, para pelaku konvoi menggunakan sepeda motor dari arah Cibadak menuju Parungkuda dan ketika berpapasan pelaku langsung menyerang. “Tiba-tiba langsung nyerang ngeluarin celurit,” ujarnya.
Yang dia ingat saat itu pelaku menyerang pakai celurit ke arah pundak, namun ditangkis sehingga kena tangan.
Sementara itu, korban berinisial B menyatakan saat kejadian dia hanya diajak oleh temannya. Kendati demikian, dia pun turut menjadi korban sebab menangkis serangan hingga terluka di bagian tangan.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Cibadak Kompol Idji Djubaedi menyatakan masih mendalami peristiwa berdarah tersebut.










