2 Wisatawan Tenggelam di Laut Ujunggenteng Sukabumi, 1 Meninggal dan 1 Hilang

Berikut kronologi dua wisatawan tenggelam saat berenang di Laut Ujunggenteng Sukabumi.

Salah satu wisatawan yang tenggelam di Pantai Ujunggenteng Sukabumi ditemukan meninggal. | Foto: Ist

JUBIRTVNEWS.COM – Dua wisatawan asal Bekasi tenggelam saat berenang di Pantai Kalapa Condong, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Satu korban ditemukan meninggal dunia dan satu lainnya masih hilang.

Korban yang ditemukan dengan keadaan meninggal dunia bernama Muhamad Angga Kurniawan (23 tahun), Mahasiswa asal Kampung Setu 72 Rt.09/02 Kelurahan Bintara Jaya Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi.

Sedangkan korban yang hilang bernama Andi Pradana Putra (27 tahun), Karyawan Swasta asal Kampung Rawa Kalong Rt. 001/004 Kelurahan Karangsatria Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi.

Baca Juga :  Terkendala Cuaca, Pencarian Dua Nelayan di Ujunggenteng Dihentikan Sementara

Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng Asep Jeka mengatakan kedua wisatawan merupakan tamu yang menginap di Pondok Nuansa.

“Mereka wisatawan asal Bekasi, tamu dan menginap di Pondok Nuansa. Satu korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan satu lainnya masih dalam pencarian oleh tim gabungan Polsek Ciracap, Pemerintah Desa Ujunggenteng, Balawista, Pos TNI AL Ujunggenteng, dan nelayan setempat,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Tetapkan Sopir Truk Galon Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi

Sementara itu, Kasat Pol Airud Polres Sukabumi, Nandang Herawan mengatakan, kejadian ini terjadi pada hari Sabtu 29 Maret 2025 pukul 11.30 WIB.

“Korban diketemukan oleh Tim SAR Gabungan mengambang di atas permukaan laut sekitar 400 meter dari lokasi kejadian Laka,” kata Nandang.

Baca Juga :  Demi Ciptakan 7 Pesona Pariwisata, Pedagang Geyser Cipanas Cisolok Sukabumi Rela Direlokasi

“Selanjutnya Tim SAR menggunakan perahu nelayan mengevakuasi korban ke darat dan selanjutnya korban dibawa ke RSUD Jampangkulon untuk dilaksanakan Visum Et Revertum,” sambungnya.

Untuk kronologi sendiri, Nandang menduga kedua korban tenggelam karena berenang di air yang lumayan dalam dan terbawa arus.

“Meski terkendala cuaca dan gelombang laut, saat ini tim SAR gabungan tengan melakukan pencarian satu wisata yang hilang atas nama Andi,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!